Apa itu Stock Opname dan Manfaatnya

Terkadang sangat sulit mencocokan antara catatan pembukuan dengan seluruh barang persediaan yang ada di gudang. Dengan penjadwalan stock opname yang teratur, dapat mempermudah manajemen dalam menentukan pembelian kembali stok barang yang lebih cepat habis atau stok barang yang lama habisnya.

Apa itu stock opname ?

Stock opname atau bisa juga disebut stock take adalah aktivitas menghitung kembali stok barang di gudang untuk dijual kembali.

Berbeda dengan inventarisasi yang digunakan untuk menghitung fixed asset, stock opname digukanakan untuk menghitung barang comsumable atau barang yang diperjual belikan.

Tujuan utama dari stock opname adalah untuk memperbaharui sekaligus mencocokan antara catatan pembukuan yang ada dengan jumlah stok barang.

Jika terjadi selisih antara stock opname dengan catatan pembukuan, maka kemungkinan terdapat transaksi yang belum tercatat, terjadi human error, bahkan kecurangan dalam pencatatan.

apa itu stock opname

Penjadwalan stock opname secara rutin memiliki banyak manfaat

Penentuan periode penjadwalan stock opname sendiri merupakan hal yang tidak baku, dalam artian setiap perusahaan memiliki kebijakan masing – masing dalam memberikan jadwal stock opname.

Hal ini bisa disesuaikan dengan tingkat kepentingan, cepat atau tidaknya perpindahan stok barang, dan kemampuan perusahaan itu sendiri. Stock opname bisa dilakukan setiap 1 bulan sekali, 3 bulan sekali bahkan jika diperlukan stock opname dilakukan setiap 2 minggu sekali, tergantung dari kebutuhan dan kebijakan dari masing – masing perusahaan.

Berikut ini adalah manfaat stock opname bagi perusahaan :

  1. Mencocokkan catatan pembukuan yang dimiliki dengan stock barang.
  2. Mengetahui jumlah persediaan barang yang ada sehingga perusahaan bisa memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk mengajukan pinjaman ke bank untuk mempelancar bisnis anda
  3. Sebagai pembanding nilai persediaan stok barang saat ini dengan persediaan sebelumnya, apakah turun atau naik . Hal ini sangat bermanfaat untuk mengetahui perkembangan usaha yang dijalani
  4. Untuk mencari Harga Pokok Penjualan pada pembuatan laporan keuangan secara physical.
  5. Menghitung apakah ada stok barang yang sudah dibeli dan dimiliki namun hilang atau belum tercatat di pembukuan.

 

Untuk menghindari risiko selisih dari stok barang, pada umumnya kegiatan stock opname dilakukan setiap awal bulan.  Tujuannya adalah untuk mengetahui secara pasti perbedaan stok barang. Stock opname dapat dilakukan pada jeda waktu kerja atau ketika perusahaan sedang tidak beroperasi.