Apa perbedaan Fixed Asset dan Inventory ?

Pernahkah anda merasa bingung apa perbedaan fixed asset dan inventory? Dikarenakan seringnya kita mendengar istilah fixed asset tracking dan inventory tracking.

Seperti yang telah diterangkan pada artikel sebelumnya, kita telah mengenal fixed asset adalah item barang yang dimiliki perusahaan dalam rangka kegiatan produktif dan penunjang operasional.

Bukan item barang yang akan dijual ke client sebagai barang dagang.

Sedangkan inventory adalah barang yang dimaksudkan untuk dijual, dikonsumsi, atau didistribusikan dengan beberapa cara pada kegiatan perusahaan misal stock barang untuk dijual.

Apa perbedaan fixed asset dan inventory ?Contoh yang paling mudah untuk membedakan fixed asset dan inventory adalah sebuah pabrik mobil.

Mobil yang diproduksi adalah barang inventory sedangkan fixed asset adalah mesin-mesin pabrik yang dimiliki untuk digunakan membuat mobil.

Lalu kendaraan yang digunakan sebagai alat transport untuk mengirimkan hasil produksi ke dealer-dealer, di golongkan sebagai fixed asset.

Dengan dasar perbedaan diatas maka Asset Tracking akan berbeda dengan Inventory Tracking.

Dimana asset tracking adalah proses pemantauan nilai dari aset perusahaan, bersama dengan rincian penting pada setiap aset mengenai lokasi, PIC dan jadwal pemeliharaan.

Sedangkan inventory tracking berkaitan dengan mencatat dan mengontrol stok barang yang akan dijual tetap akurat. Informasi Asset Tracking akan lebih lanjut dibahas di laman apa itu fixed asset tracking.

Penting bagi perusahaan untuk memahami perbedaan antara keduanya dan untuk melacak mereka secara akurat. Perusahaan harus memastikan angka yang benar untuk dilaporkan pada laporan keuangan atau untuk kebutuhan pelaporan pajak.

Sistem pelacakan yang akurat adalah kunci untuk mengelola aset tetap dan stok inventaris. Pilih sistem pelacakan yang memungkinkan Anda untuk menghitung penyusutan sebagai bagian dari proses akuntansi Anda, memantau segala kebutuhan pemeliharaan, menjadwalkan perbaikan pada aset tetap Anda dan memberikan laporan yang aktual.

Sistem pelacakan yang efektif akan memberikan gambaran lengkap tentang aset tetap bersamaan dengan stok persediaan. Tentunya ini akan meningkatkan kontrol inventaris dengan memantau level stok untuk menghindari kelebihan stok atau kehabisan stok pada gudang.