Mengenal Teknologi AIDC

Apakah anda sudah mengenal teknologi AIDC  ? AIDC adalah singkatan dari Automatic Identification and Data Capture. AIDC ini merupakan salah satu jenis teknologi pengumpulan informasi secara otomatis dan memasukkannya secara langsung ke dalam sistem komputer tanpa keterlibatan manusia. Pengumpulan informasi ini berupa mengenali dan mengidentifikasi  sebuah objek yang bisa berupa data gambar, suara atau video.

Beberapa teknologi yang kita kenal sebagai teknologi AIDC adalah Barcode, RFID, Smart Card, Biometric dan Magnetic Stripe

Persamaan umum dari teknologi teknologi diatas adalah bagaimana proses untuk mendapatkan data eksternal yang kemudian sebuah transduser digunakan untuk mengubah citra aktual atau suara menjadi file digital. File tersebut kemudian disimpan dan diolah oleh komputer yang kemudian bisa dijadikan data komparasi dari sebuah database lainnya agar bisa diverifikasi identitasnya dan diberi otorisasi untuk melakukan proses selanjutnya.

Jika kita beri contoh dalam pengaplikasi barcode scanner,  cara kerjanya seperti ini :

Misal anda berbelanja di supermarket, maka saat item tersebut anda serahkan ke kasir, maka kasir segera mengetahui apa item yang anda beli dengan cara mengenali item tersebut melalui scanner barcode.

Mengenal Teknologi AIDC

Dengan decoder yang terdapat didalam scanner tersebut, scanner barcode merubah citra gambar (dalam hal ini adalah gambar berbentuk garis-garis, yang kita kenal sebagai barcode) dan mengirimkannya ke sistem komputer secara otomatis sebagai file digital. Sistem computer yang menerima file digital ini kebetulan adalah sebuah aplikasi kasir yang ada pada perangkat mesin kasir. Oleh aplikasi mesin kasir tadi file digital yang diterima akan dikomparasi ke dalam database barang, misalnya data informasi harga. Dan jika telah terverifikasi maka sistem memberikan otorisasi untuk memunculkan informasi harga pada layar. Berikut penjelasan secara singkat teknologi yang dikenal sebagai teknologi AIDC

1. Barcode

Barcode berbentuk garis-garis yang terdiri dari kombinasi garis tebal dan tipis. Kemudian alat pembaca barcode yaitu barcode scanner menggunakan sinar laser yang sensitif terhadap pantulan dari ketebalan dan variasi garis dan spasi antar garis. Pembaca menerjemahkan informasi dari gambar berbentuk garis tadi menjadi data digital dan mengirimkannya ke komputer untuk penyimpanan atau untuk proses lain.

2. Magnetic Stripe

Bentuknya seperti garis atau bidang coklat yang ada di belakang kartu ATM atau kartu yang pakai sebagai akses yang di gesek. Garis coklat ini terdiri dari partikel magnetik berbahan dasar besi seperti pita plastik. Setiap partikel adalah magnet batang yang kecil. Informasi ditulis di garis dengan menggerakkan batang kecil searah atau sebaliknya. Proses penulisan, yang disebut pembalikan fluks, menyebabkan perubahan medan magnet yang dapat dideteksi oleh magnetic stripe reader.

3. Smart Card

Atau kartu pintar, yang merupakan kartu plastik seukuran kartu kredit dengan microchip didalamnya. Contoh SIM Card Handphone atau kartu kredit chip terbaru. Smart Card dapat menyimpan lebih banyak data daripada kartu strip magnetik. Ini dapat diisi dengan data, digunakan untuk panggilan telepon, pembayaran uang elektronik, akses layanan dan aplikasi lainnya. Kartu bisa dihapus datanya dan diisi ulang untuk digunakan kembali.

4. Optical character recognition (OCR)

Merupakan pengenalan karakter teks cetak atau tulisan oleh komputer. Prosesnya meliputi pemindaian teks karakter demi karakter, menganalisis citra karakter yang dihasilkan dan menerjemahkan gambar itu ke dalam kode karakter yang dapat dibaca mesin. Contoh OCR antara lain digunakan untuk mendigitalkan dokumen dan buku, mengurutkan surat, dan cek proses dan pembayaran berbasis surat dengan kartu kredit.

5. RFID, Radio Frequency Identification

RFID  terdiri dari tiga komponen: antena dan transceiver (sering digabungkan menjadi satu perangkat) lalu transponder (tag). Antena mentransmisikan sinyal yang mengaktifkan transponder, yang kemudian mentransmisikan data kembali ke antena. Data digunakan untuk memberi tahu modul PLC (programmable logic controller) untuk melakukan proses selanjutnya. Karena RFID tidak memerlukan kontak langsung atau pemindaian jarak jauh, saat ini tag RFID sudah banyak menggantikan barcode di berbagai aplikasi.

6. Biometrics

Biometrik merupakan sistem yang khusus dapat mengidentifikasi seseorang individu dengan menangkap data organ tubuh seperti seperti sidik jari, karakteristik suara dan pola selaput pelangi mata atau iris mata.

Sistem biometrik terdiri dari perangkat pembaca atau scanner, software aplikasi yang bertugas mengubah data biologis hasil pembacaan ke dalam format digital dan membandingkan pola organ yang tersimpan di database serta menyimpannya untuk perbandingan.