Apa itu QR Code ?

Apa itu QR Code ? QR Code merupakan salah satu jenis barcode dari jenis barcode 2D. Barcode yang biasa kita kenal dalam bentuk garis-garis dinamakan 1D sedangkan QR Code dinamakan barcode 2D. Karena selain bentuk fisiknya seperti bercak atau pola juga dikarenakan 2D (2 Dimension) yang berarti barcode ini dibuat dengan pola 2 dimensi.

Apa yang membedakan barcode 2D dengan barcode 1D ? selain dari bentuk fisiknya, barcode 2D memiliki keuntungan yaitu mampu menampung jumlah karakter yang sangat signifikan banyaknya dibandingkan dengan barode 1D. Pada barcode 1D misalnya dengan ratio kerapatan antar garis yang paling padat dan dicetak dengan printer barcode resolusi terbesar, dengan lebar 4 cm (kiri ke kanan) barcode 1D hanya mampu menampung karakter kurang lebih sebanyak 30 – 40 digit. Bandingkan dengan barcode 2D misal QR Code, dengan ukuran lebar 4cm X 4 cm tinggi mampu menampung karakter kurang lebih seperempat halaman full tulisan (kurang lebih 1000 digit karakter)

apa itu qr code

Dan ingat, karena barcode 1D adalah barcode linear, menambah tinggi dari barcode tidak berarti bisa menambah daya tampung karakter, berbeda dengan barcode 2D yang bersifat 2 dimensi yang mana ukuran lebar dan tinggi mempengaruhi jumlah karakter yang di tampungnya.

Keuntungan lain QR Code dibandingkan barcode 1D adalah kecepatan responnya saat di scan oleh scanner barcode. Artinya QR Code lebih cepat dan mudah dibaca oleh barcode scanner. Kemudian pada QR Code pola yang dibentuk di konversikan sebagai image sehingga dapat dibaca oleh peralatan pemproses gambar seperti camera dan tipe barcode ini memiliki metode auto correction atas pembacaan yang dilakukan scanner hingga hasil pembacaan tidak mengalami “salah baca” yaitu salah interpretasi.

Saat ini penggunaan QR Code sudah menjadi hal biasa, sering QR Code kita temui pada iklan-iklan atau media promosi suatu produk , bahkan dulu saat QR Code belum terlalu dikenal, harian surat kabar Kompas telah menggunakannya dan menyisipkan QR Code pada halaman depan atau halaman artikelnya.

Namun apakah anda tahu fungsi QR Code di media-media promosi tersebut ? Jika anda pernah mencoba menscannya dengan smartphone anda, apakah anda tahu cara kerjanya ? Mari kita bahas berikut ini.

Hal pertama yang harus anda ketahui adalah jika anda menggunakan smartphone yang telah memiliki aplikasi barcode reader maka saat QR Code tadi anda scan dengan smartphone maka sesaat setelah QR Code dibaca, smartphone anda akan membuka aplikasi browser dan menuju situs dari produk yang anda scan tadi. Contoh, QR Code di koran Kompas tadi. Sesaat QR Code tadi anda scan maka smartphone anda akan membuka browser dengan website dari Kompas yaitu www.kompas.com dengan page yang berisi artikel yang anda baca tadi.

Dari contoh ini kita bisa paham bahwa fungsi dari QR Code yang ada pada media-media promosi adalah cara pengiklan untuk menyediakan metode untuk mengakses situs web mereka lebih cepat daripada memasukkan URL secara manual. Selain kemudahan bagi konsumen, pentingnya kemampuan ini adalah meningkatkan rasio konversi (kemungkinan kontak dengan iklan akan dikonversi menjadi penjualan), dengan membujuk prospek yang tertarik langsung ke situs mereka.

Bagaimana cara kerja smartphone anda hingga bisa membuka situs dari produk tersebut ?

Baiklah, sebelum kita membahas teknisnya, kita sepakat bahwa tidak ada yang berbeda dengan cara kerja QR Code dengan barcode garis-garis atau barcode 1D. Seperti yang telah diterangkan di artikel “Apa itu Barcode ?”, konten atau isi dari barcode adalah sejumlah karakter yang menginterpretasikan kode sebuah barang.

Tapi apakah kode atau karakter yang tersimpan di barcode tersebut adalah melulu sebuah kode barang ? bisa saja tidak harus bukan ? dan tidak juga harus angka. Nah di QR Code karakter yang tersimpan adalah sebuah informasi dalam bentuk tulisan, merk produk atau tagline produk, bahkan yang paling umum adalah URL ke sebuah situs Web.

Sehingga teknisnya kira-kira seperti ini :

Pertama, anda perlu membuat QR Code nya terlebih dahulu, dan data atau karakter yang akan dikonversikan menjadikan QR Code adalah URL sebuah situs yang anda inginkan. Inilah kunciannya. Contoh ke situs vemafats ini sendiri. Maka karakter yang akan disimpan akan berisi ini : “ https://vemafats.com “ (tanpa tanda petik). Lalu gunakan aplikasi pembuatan barcode, caranya mudah, anda dapat menggunakan aplikasi barcode generator gratis yang bisa anda temui di internet, contoh seperti ini http://www.barcode-generator.org/

Setelah anda memiliki QR Code maka selanjutnya anda membutuhkan aplikasi pembaca QR Code di smartphone anda. Caranya juga mudah anda tinggal menginstal aplikasi-aplikasi barcode reader yang tersedia gratis di Play Store jika anda menggunakan Android atau App Store untuk Apple Phone.

Sehingga yang terjadi adalah ketika smartphone membaca QR Code ini aplikasi barcode reader akan membaca data QR code yang kebetulan adalah sebuah URL site dan kemudian menyediakan link ke situs yang telah terbaca tadi. Atau pada aplikasi barcode scanner yang berbayar aplikasi langsung memerintahkan sistem untuk membuka browser di smartphone dan kemudian mengetikkan otomatis karakter berikut : https://vemafats.com

Cukup sederhana bukan ? Dan jika anda ingin lebih serius memerlukan pembuatan barcode, lebih dari sekedar meggunakan aplikasi barcode generator yang gratisan untuk kebutuhan bisnis. Kami di tim VemaFATS biasanya menggunakan software bawaan langsung dari para vendor dan manufacture barcode seperti Zebra Designer, Bartender atau Nicelabel. Anda bisa mencobanya.